Kaum feminis bilang susah jadi wanita, lihat saja peraturan dibawah ini:
1. Wanita auratnya lebih susah dijaga (lebih banyak) dibanding lelaki.
2. Wanita perlu meminta izin dari suaminya apabila mau keluar rumah tetapi tidak sebaliknya.
3. Wanita saksinya (apabila menjadi saksi) kurang…
Selama dua belas tahun Sang Guru Sejati akan terus-menerus mengajarkan kepada anak-anaknya perkataan Tuhan, sifat-sifat-Nya, perilaku-Nya, cinta-Nya, kesabaran-Nya, dan kasih sayang-Nya. Kebersamaan-Nya, kedamaian-Nya, ketenangan-Nya dan kesadaran untuk menghargai kehidupan orang lain sebagai kehidupannya sendiri. Dia anak menunjukkan pada sang anak segala macam sifat yang tak terhingga banyaknya, segala macam sifat hewan, setan dan makhluk-makhluk lain yang ada di dalam hati. Dia akan menjelaskan tentang malaikat, virus, sel, serangga, kuman penyakit, air, darah, dan api: dia akan menjelaskan segala yang ada di dalam maupun yang ada di luar. Dia akan menempatkan anak-anaknya ini dalam dirinya dan mengajar mereka. Dia akan mengajarkan tentang bentuk fisik luar mereka masing-masing, serta tentang kesucian jiwa dan hati yang ada di dalamnya. Bagi yang di luar akan dia tunjukkan contoh-contoh, dan bagi yang di dalam akan dia tunjukkan sifat-sifat yang paling mendasar bagi jiwanya. Dia akan mengajarkan pada keduanya, pada jiwa dan pada kehidupan yang terkandung di dalamnya.
Akan dia tunjukkan bahwa apapun yang kalian lihat di dunia yang ada di luar, kalian pun harus belajar untuk melihat itu semua di dalam diri masing-masing, karena semua itu pun ada, nyata dalam diri kalian. Semua api yang kalian lihat di dunia, harus pula kalian kenali dalam diri kalian. Kalian harus menemukan seluruh hewan, setan, ular, serangga, tawon, rembulan, gemintang, seluruh empat ratus triliun sepuluh ribu makhluk yang ada di dalam diri kalian, semua setan, hantu, semua benda-benda astrologi, seluruhnya terkandung di dalam lima dunia yang ada di dalam diri kalian. Tidak ada musuh di luar. Semua musuh kalian sebenarnya ada di dalam. Apa-apa yang kalian lihat di luar mudah untuk kalian mengerti, tapi sudahkan kalian mengerti tentang apa-apa yang ada di dalam diri kalian? Yang di dalam itulah sebenarnya musuh-musuh yang harus kalian pelajari untuk dikalahkan.[]
(Dikutip dari buku”Guru Sejati dan Muridnya”. karya Muhammad Raheem Bawa Muhaiyaddeen. Penerbit Pustaka Prabajati, 2008. Alih Bahasa oleh Herry Mardian)
